in

Kisah Nabi Yunus dalam Al Quran dan Alkitab | by Wiji Al Jawi | Sep, 2022


Photo by javier lores on Unsplash

Nabi Yunus ‘alaihis salam cukup banyak disebutkan dalam Al Qur’an, bahkan menjadi nama surat ke-10 dalam Al Qur’an. Nabi Yunus juga disebutkan dalam hadits shahih.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ أَنْ يَقُولَ أَنَا خَيْرٌ مِنْ يُونُسَ بْنِ مَتَّى

“Tidak sepantasnya seseorang mengatakan aku lebih baik dari Yunus bin Matta.”

(HR. Ahmad no. 2059 versi Aplikasi Lidwa)

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ إِنِّي خَيْرٌ مِنْ يُونُسَ

“Jangan sekali-kali seseorang dari kalian berkata bahwa aku lebih baik dari Nabi Yunus ‘alaihi salam.”

(HR. Bukhari no.3160 versi Aplikasi Lidwa, no. 3412 versi Fathul Bari)

Waktu dan Tempat Hidupnya

Al Qur’an dan hadits tidak menyebutkan kapan dan di mana Nabi Yunus hidup. Hal ini menunjukkan bahwa mengetahui hal tersebut bukanlah kewajiban. Namun, tetap boleh diketahui untuk memahami konteks sejarahnya.

Sumber Israiliyat, Kitab 2 Raja-raja 14:23–25, menyebutkan bahwa Nabi Yunus hidup di masa Kerajaan Israel (Samaria) dipimpin Yerobeam bin Yoas (bertahta 786–746 SM).

Orang tua Nabi Yunus adalah pengikut setia Nabi Ilyasa’ ‘alaihis salam. Sehingga Nabi Yunus merupakan penerus dakwah Nabi Ilyasa’ di Kerajaan Israel (Samaria).

Sumber Israiliyat, Kitab Yunus 1:2, menyebutkan bahwa Allah kemudian mengutus Nabi Yunus ke Niniwe, ibu kota Kerajaan Assyria (saat ini di wilayah Irak Utara).

Di masa itu, abad ke-8 SM, Kerajaan Assyria sedang tumbuh mendominasi wilayah Timur Tengah. Sementara Nabi Yunus berasal dari Bani Israil, orang asing bagi penduduk Niniwe.

Karena itu, menurut Kitab Yunus 1:3, Nabi Yunus mencoba melarikan diri dari perintah Allah dengan pergi ke pelabuhan Jaffa (saat ini terletak di selatan Tel Aviv) dan berlayar ke Tarsis.

Tarsis (Tarteso) adalah kota atau wilayah pengekspor perak, emas, timah, dan besi ke kerajaan-kerajaan di Timur Tengah. Letaknya di wilayah Spanyol Selatan, sehingga merupakan ujung terjauh di Laut Mediterania jika berlayar dari pelabuhan Jaffa.

Peta Perjalanan Nabi Yunus — sumber: http://tatcomic.com/finding-jonah/map0003/

Ditelan Ikan Besar

Ibnu Katsir dalam kitabnya, “Kisah Para Nabi”, menyatakan bahwa mufassir berbeda pendapat apakah Nabi Yunus diutus ke Niniwe sebelum atau sesudah ditelan ikan besar, ataukah ada dua umat?[1]

Berdasarkan urutan ayat dalam Al Qur’an, Nabi Yunus ditelan ikan besar (QS. Ash Shaaffaat: 142) sebelum datang ke Niniwe (QS. Ash Shaaffaat: 147).

وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ

إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ

فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ

فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ

فَلَوْلا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ

لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ سَقِيمٌ

وَأَنْبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِنْ يَقْطِينٍ

وَأَرْسَلْنَاهُ إِلَى مِائَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ

فَآمَنُوا فَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِينٍ

“Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (ingatlah) ketika ia lari (meninggalkan kewajiban) ke kapal yang penuh muatan. Kemudian ia ikut berundi, lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedangkan ia dalam keadaan sakit. Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu. Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.”

(QS. Ash Shaaffaat: 139–148)

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menyebutkan bahwa Syahr ibnu Hausyab telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi Yunus diutus sesudah ia dimuntahkan oleh ikan besar yang menelannya.[2]

Kesamaan dan Perbedaan

Di antara kesamaan kisah Nabi Yunus dalam Al Qur’an dan Alkitab adalah keduanya sama-sama menyebutkan bahwa Nabi Yunus diutus ke kota berpenduduk besar.

وَأَرْسَلْنَاهُ إِلَى مِائَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ

“Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.”

(QS. Ash Shaaffaat: 147)

“Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang,”

(Kitab Yunus 4:11)

Sedangkan perbedaannya antara lain adalah Alkitab menyebutkan bahwa Nabi Yunus marah dan kecewa karena Allah tidak jadi menurunkan azab ke kota Niniwe (Kitab Yunus 4:1–4).

Kisah ini tidak disebutkan dalam Al Qur’an, dan bisa jadi merupakan asal dari pendapat sebagian mufassir bahwa Nabi Yunus diutus ke Niniwe sebelum ditelan ikan besar.

Di mana penduduk Niniwe menolak dakwah Nabi Yunus sehingga Nabi Yunus mengancam dengan azab dan pergi meninggalkan mereka, lalu Nabi Yunus ditelan ikan besar.

Namun, seperti telah disebutkan sebelumnya, berdasarkan urutan ayat Al Qur’an, Nabi Yunus diutus ke Niniwe sesudah ditelan ikan besar.

Penduduk Niniwe pun menerima dakwah Nabi Yunus (QS. Ash Shaaffaat: 148) sehingga Kerajaan Assyria mencapai puncak kejayaannya. Wilayahnya membentang dari Mesopotamia di timur sampai ke Mesir di barat.

Sebagaimana telah disebutkan dalam tulisan tentang Nabi Ilyas dan Ilyasa’, raja-raja Kerajaan Israel dan banyak raja Kerajaan Yehuda adalah raja yang buruk. Di antara dua kerajaan tersebut yang paling parah adalah Kerajaan Israel (Samaria).

Sehingga akhirnya, sekira tahun 720 SM, Kerajaan Israel (Samaria) ditaklukkan oleh Kerajaan Assyria. Penduduk Kerajaan Israel kemudian dipindahkan secara paksa ke ujung timur wilayah Kerajaan Assyria.

Penduduk Kerajaan Israel yang dipindahkan ini kemudian dikenal sebagai Sepuluh Suku Israel yang Hilang.

Wallahu A’lam

[1] Ibnu Katsir, Kisah Para Nabi (Jakarta: Ummul Qura, 2015), hlm. 454.

[2] Tafsir Surat Ash-Shaffat, ayat 139–148. http://www.ibnukatsironline.com/2015/10/tafsir-surat-ash-shaffat-ayat-139-148.html (diakses 15 September 2022, pukul 9.05).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings